Ini Komentar PBNU, Survei Indikator Sebut Warga DKI Belum Terima Dipimpin Non Muslim

untitled-3

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Ishomuddin menilainya hasil survey yang launching Tanda kontradiktif. Sebab, nyaris beberapa warga Jakarta dia anggap telah rasional dalam pilih siapa pemimpinnya.

LAPAK BERITA – Hasil survey Tanda yang memakai komposisi sampel 798 itu menyebutkan‎, ada 52 % warga muslim DKI belum terima di pimpin non-muslim, walau 69 % mengakui senang atas kemampuan petahana Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok

” Saya sangka janganlah kondradiktif, orang-orang DKI cerdas serta umumnya mereka lihat bukti terlebih dulu untuk memastikan pilihan, ” kata Ahmad waktu dihubungi wartawan, Minggu (27/11/2016).

BERITA LAPAK – Dia menerangkan ada‎ dua aspek yang perlu diperhitungkan oleh tiga pasangan calon dalam Pilkada DKI. Meskipun mempunyai keterikatan, tetapi belum pasti maksud mendulang nada akan terealisasi dengan cuma memerhatikan satu aspek.

” Jadi ada dua aspek, ‎ aspek pencitraan yang baik itu memengaruhi aspek ke-2, aspek keterpilihan politisi siapa saja tiap-tiap calon. ‎ Menginginkan namanya baik citra baik apakah punya pengaruh pada aspek ke-2 keterpilihan, mungkin saja dipengaruhi mungkin saja tak, ” ucap Ahmad

Ahmad mengharapkan ketiga pasangan calon berkompetisi dengan sehat dalam pesta demokrasi terlebih memprioritaskan program. Hingga Pemprov DKI Jakarta dapat di pimpin oleh orang terbaik dalam Pilkada ini.

‎ ” Paling utama tiap-tiap orang mesti berkompetisi dengan baik. Jadi adu mutu pada visi misi, program serta jalan keluar. Tak memercayakan survey. Dengan adu mutu mencerdaskan pemilih, ” katanya.

LAPAK TERKINI – Dia mengingatkan, dalam pandangan Islam pilih pemimpin tidak selamanya mesti lihat latar belakang agamnya. Yang paling utama yaitu bagaimana seseorang kepala daerah bisa memberi yang terbaik untuk kesejahteraan semua warga ibukota.

” Pandangan kepemimpinan diambil yang terbaik dari yang ada, yang adil memprioritaskan kebutuhan rakyat, bukanlah golangan atau grup. Serta aksi pemimpin atas rakyat mesti merujuk pada kemaslahatan rakyat, ” ucapnya

” Yang utama orang-orang makmur, janganlah politik jabatan semata. Mana yang terbaik untuk rakyat. survey itukan hal yang dapat diotak-atik jaman saat ini. ‎ Namun masalah pilihan, itu warga Jakarta-lah‎ yang tetapkan, ” tutupnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s