Ini Penjelasan Menteri Agama, Kenapa Ahok tak Diperlakukan seperti Permadi dan Arswendo

untitled-6

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin mengapresiasi pertemuan pada pihak pemerintah dengan tokoh orang-orang serta pemuka agama di Gedung A Kemenkopolhukam Lantai 3, Jakarta Pusat (Jakpus), tempo hari (21/11).

LAPAK BERITA – Dia menyampaikan kalau pemuka agama mempunyai peran utama dalam pemerintahan yaitu sebagai keseimbangan kemampuan pemerintah.

“Karena negara dengan kekuasaannya pasti tak tertutup peluang terjadinya abuse of power, ” kata Lukman.

Menyinggung masalah Ahok, Lukman menyebutkan kalau masalah penistaan agama yang melibatkan tokoh orang-orang terlebih dulu pernah sekian kali berlangsung di negara ini.

BERITA LAPAK – Misalnya yang pernah berlangsung oleh politikus Permadi, seniman Arswendo Atmowiloto, serta penulis H. B. Jassin.

Kata Lukman, bedanya dengan Ahok, mereka semuanya segera melakukan sistem hukum dengan cepat.

“Itu semuanya berlangsung pada rezim yang mempunyai kekuasaan yang menempel dengan hukum, saat waktu itu ada undang-undang subversif yang masihlah berlaku. Saat ini UU subversif telah tak ada, ” terangnya.

LAPAK TERKINI – Tidak ada lagi UU subversif, lanjutnya, sistem hukum dalam soal ini yang berkaitan dengan masalah Ahok tidak dapat diintervensi oleh siapa saja termasuk juga pemerintah.

“Boleh jadi saya salah, namun polisi pasti tak dapat demikian saja penuhi masukan orang-orang yang mengagumkan untuk selekasnya menangkap Ahok lantaran hukum bekerja, dunia juga kan mencermati sistem hukum itu. Jadi dibutuhkan kearifan serta kedewasaan, ” katanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s