7000 Trilyun Lebih Hasil Kejahatan yang Disimpan di Swiss, Akan Di sita Presiden Jokowi

untitled-1

Pendanaan duit fresh untuk bangun Indonesia bakal selekasnya terwujud kembali. Pemerintahan Joko Widodo begitu mengagumkan dalam merajut jalinan bilateral dengan dengan negara di dunia. Dana yang diluar negeri bakal dibongkar, diangkat serta ditarik ke Indonesia. Negara Swiss yaitu negara yang memakai sistem tax heaven tetapi dapat dikalahkan oleh seseorang Joko Widodo karena kecerdasannya.

LAPAK BERITA – Pemerintah Indonesia serta Swiss telah mengadakan perundingan ekonomi yang sama-sama untungkan. Dalam perundingan itu disetujui membekukan serta mengambil alih beberapa pelaku kejahatan, termasuk juga koruptor di ke-2 negara. Dalam kesepakatan perjanjian ke-2 pemerintah yaitu kembalikan aset pelaku kejahatan kerah putih pada negara Indonesia serta Negara Swiss.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memprediksi, sekurang-kurangnya ada 84 WNI mempunyai rekening gendut di bank Swiss. Nilainya meraih lebih kurang US$ 195 miliar atau sekitaran Rp 2. 535

triliun (kurs Rp 13. 000 per US$). Jauh diatas berbelanja negara dalam APBN 2016 sebesar Rp 2. 095, 7 triliun yang ditulis BERITA LAPAK ,

“Kami setuju untuk mengawali gagasan negosiasi Mutual Legal Asisgment (MLA). Pada April kelak step pertama negosiasi MLA bakal dikerjakan serta kami setuju untuk mendorong supaya agreement MLA itu dapat di tandatangani th. ini, ” ucap Menlu Retno dalam pernyataan berbarengan dengan Menlu Burkhalter pada 16/3/2015 di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jakarta.

Retno memberikan kalau kesepakatan ini begitu utama khusunya untuk Indonesia. Sebab, dengan kesepakatan ini harta serta aset beberapa pelaku kejahatan yang dilarikan ke Swiss dapat diambil alih untuk negara.

“Bagi Indonesia hubungan kerja MLA begitu utama lantaran kesepakatan itu jadi basic mengambil alih, membekukan, serta kembalikan aset beberapa pelaku kriminil, ” tambah Retno.

Retno meneruskan, hubungan kerja ini akan jadi tanda untuk dunia internasional kalau Indonesia serta Swiss mempunyai prinsip kuat dalam menanggulangi kejahatan lintas negara.

LAPAK TERKINI – Terkecuali mengulas MLA, ke-2 Menlu ini dapat mengulas masalah penguatan hubungan kerja bilateral serta ekonomi ke-2 negara, termasuk juga salah nya ialah penambahan ekspor kakao ke Swiss.

Perjanjian itu di sampaikan dalam pertemuan pada Menteri Luar Negeri Swiss, Didier Burkhalter, dengan Menteri Luar Indonesia, Retno Marsudi, di Jakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s