Soal Gaya Bicara Kasar Ahok, Ini Pembelaan Sophia Latjuba

untitled-1

Salah satu juru bicara dari tim pemenangan Ahok-Djarot di Pilgub DKI Jakarta, Sophia Latjuba menyatakan bahwa dirinya yakin untuk jagoannya merupakan yang terbaik.

Walau mungkin terkadang Ahok mendapat kecaman karena gaya bicaranya yang sangat kontroversial, Sophia menyatakan bahwa Ahok tidak pernah punya niat untuk menyakiti hati warga Jakarta.

Sophia menyatakan kalau Ahok benar-benar mengetahui kapan Ia harus berbicara dengan keras dan kapan harus bicara lembut.

“Kita butuh sosok seperti Ahok yang memang kadang-kadang ngomongnya seperti kasar tapi apakah itu salah kalau itu bisa mengubah Jakarta? Pak Ahok sangat santun kalau perlu kalau di suatu sisi yang santun dia sangat santun, sangat baik kalau diperlukan. Dia sangat menghargai siapapun itu,” ujar Sophia dikutip OkTerus.com.

Menurutnya, Jakarta sangat butuh pemimpin yang galak dan tegas karena dengan tingkat kompleksitas masalah yang tinggi, Jakarta tak butuh pemimpin yang santun.

“Tapi kalau diperlukan butuh kita orang yang seperti Ahok. Orang yang terlalu lembek itu enggak bisa pimpin Jakarta. Jakarta sudah sangat sangat kompleks masalahnya butuh tangan besi, butuh pemimpin yang galak,” jelasnya.

“Galak itu kan bukan berarti tidak menghargai orang lain kan. Kita semua juga kalau diperlukan akan galak,” sambungnya.

Sophia juga menegaskan kembali untuk gaya bicara Ahok agar tak dijadikan masalah yang besar karena yang terpenting adalah Ahok sudah memberikan kinerja yang maksimal untuk Jakarta lebih baik.

“Dari pendidikan misalnya sangat pesat, premanisme sangat berkurang. Korupsi birokrasi? Sangat baik. Jurusnya adalah dari apa yang kita lihat dan saya enggak yakin Jakarta akan membaik kalau bukan di tangan Ahok,” terangnya.

“Jakarta harus lebih baik, harus, harus, harus. Lebih disiplin, saya enggak yakin yang dua lain bisa. Saya udah lihat hasil kerja Ahok, lebih ada buktinya,” lanjutnya.

Mengenai dengan apa yang telah menjadi tugasnya sebagai seorang jubir, Sophia mengatakan bakal lebih banyak berbicara mengenai pendidikan.

“Saya lebih fokus ke pendidikan di Nasdem, saya lebih concern di pendidikan Indonesia dan saya banyak tanya ke Ahok apa yg sudah dikerjakan di bidang sosbud khususnya pendidikan. Ahok soal pendidikan juga berhasil, salah satu buktinya angka drop out dari high school dari 30 persen jadi 0,5 persen. Kita sudah ngalahin Jogja,” tutupnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s