Ini Jawaban Telak Ahok, Kebijakan Bus Gratis Untuk PNS, Dituding Untuk Raup Suara

untitled-10

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuat kebijakan menggratiskan Bus Transportasi Jakarta bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kebijakan itu, akan mulai berlaku pada 17 Oktober 2016.

Pemberian layanan gratis itu diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2016 Tentang Pelayanan TransJakarta Gratis dan Bus Gratis bagi Masyarakat.

Ahok membantah, kebijakan yang dibuatnya berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

Terutama, untuk meraup suara warga Jakarta yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Ahok berkaca dari kebijakannya mengenakan tarif murah terhadap warga yang tinggal di daerah penyangga, seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Di mana warga dari daerah penyangga ke Jakarta, dikenakan tarif Rp 3.500.

“Kalau gitu, aku Rp 3.500 buat Tangerang, Depok, dan Bekasi, buat pemilih Tangerang, Depok, dan Bekasi milih saya? ” ucap Ahok lalu tertawa.

Selain bagi PNS, gratis naik TransJakarta juga berlaku bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Kemudian karyawan swasta tertentu dengan gaji sesuai upah minimum provinsi melalui Bank DKI, dan penghuni rumah susun sederhana sewa.

PNS Jakarta nantinya cukup memiliki kartu Jak Combo dari Bank DKI untuk bisa naik bus gratis.
Tarif gratis itu bisa didapatkan menggunakan kartu JakCard Combo yang harus teregistrasi Bank DKI.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s